Tuesday, August 4, 2026

MICRO TEACHING

 
































































































INSTRUMEN PENILAIAN MICRO TEACHING BAGI CALON GURU / DOSEN

 

INSTRUMEN PENILAIAN MIKRO AJAR CALON GURU/DOSEN

 

Nama Peserta                      :    ...............................................

Mata Pelajaran/Mata Kuliah :    ..................................................

Topik                                   :    ...............................................

Tanggal                               :    ....................................................

Penilai                                 :    ....................................................

TIDAK

Aspek yang Dinilai

Indikator

Skor (1–5)

A. Perencanaan Pembelajaran (15%)

1

Kesiapan Mengajar

Tujuan pembelajaran jelas dan sesuai

2

Penguasaan Materi

Materi relevan, sistematis, dan berubah-ubah

3

Perangkat Pembelajaran

Media, bahan terbuka, dan metode dipersiapkan dengan baik

B. Pelaksanaan Pembelajaran (40%)

4

Membuka Pembelajaran

Menarik perhatian, apersepsi, motivasi, menyampaikan tujuan

5

Penyampaian Materi

Penjelasannya runtut, jelas, mudah dimengerti

6

Penggunaan Metode

Metode sesuai dengan tujuan pembelajaran

7

Penggunaan Media

Media efektif dan membantu pemahaman

8

Variasi Mengajar

Variasi suara, gerak, interaksi, dan aktivitas

9

Bertanya

Pertanyaan jelas, menantang, dan mendorong berpikir kritis

10

Penguatan

Memberikan apresiasi dan umpan balik positif

11

Pengelolaan Kelas

Mengendalikan kelas dan membangun suasana belajar

C. Kompetensi Profesional (20%)

12

Penguasaan Konsep

Menguasai substansi bidang ilmu

13

Menjawab Pertanyaan

Jawaban tepat, logis, dan meyakinkan

14

Mengajarkan dengan Kehidupan Nyata

Memberikan contoh kontekstual

D.Komunikasi dan kepribadian (15%)

15

Komunikasi

Bahasa santun, jelas, dan komunikatif

16

Perusahaan

Rapi, percaya diri, dan berwibawa

17

Sikap Profesional

Antusias, etis, menghargai peserta

E. Penutup Pembelajaran (10%)

18

Menghancurkan Pembelajaran

Menyimpulkan, refleksi, evaluasi, tindak lanjut

Rubrik Penilaian

Skor

kriteria

5

Sangat Baik

4

Baik

3

Cukup

2

Kurang

1

Sangat Kurang

Perhitungan Nilai

  • Jumlah skor maksimum = 18 × 5 = 90
  • Nilai Akhir = (Skor Jumlah 90) × 100

Kategori

Nilai

Kategori

86–100

Sangat Baik

76–85

Baik

66–75

Cukup

56–65

Kurang

≤55

Sangat Kurang

Kolom Catatan Penilai

Kelebihan

..............................................................................................................

..............................................................................................................

Hal yang Perlu Ditingkatkan

..............................................................................................................

..............................................................................................................

Saran Perbaikan

..............................................................................................................

..............................................................................................................


Kompetensi yang Dinilai

Instrumen ini menilai kemampuan calon guru/dosen dalam delapan keterampilan dasar mengajar, yaitu:

  1. Membuka dan menutup pembelajaran.
  2. Bertanya secara efektif.
  3. Memberikan pembelian ( penguatan ).
  4. Mengadakan variasi pembelajaran.
  5. Menjelaskan materi secara sistematis.
  6. Kelola kelas.
  7. Membimbing diskusi.
  8. Mengajar kelompok kecil maupun perorangan.

Selain itu, instrumen juga mengukur penguasaan materi, kemampuan komunikasi akademik, penggunaan media pembelajaran, serta sikap profesional sebagai pendidik.

Menurut saya, apabila instrumen ini akan digunakan untuk seleksi dosen di perguruan tinggi (misalnya STT atau universitas), sebaiknya ditambah beberapa indikator yang saat ini menjadi perhatian dalam pendidikan tinggi, seperti:

1.          Penerapan pembelajaran berbasis OBE (Outcome-Based Education);

2.          Kemampuan memanfaatkan AI dan teknologi pembelajaran secara etis;

3.      Kemampuan          mendorong berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi (4C);

4.          Penerapan asesmen autentik dan pemberian umpan balik.

Dengan penambahan tersebut, instrumen akan lebih sesuai dengan persyaratan pembelajaran di perguruan tinggi saat ini. Saya juga dapat membantu menyusunnya dalam format resmi berbobot 100 poin yang setara dengan instrumen seleksi dosen di banyak perguruan tinggi di Indonesia.

 

 

Antonius Gultom

Generasi Memberkati Anak Bangsa